Monday, June 22, 2015

10 manfaat puasa pada tubuh dan dampak pada kesehatan

1. Baik Bagi Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah
Sakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok terus makin meningkat tiap tahunnya penyakit jantung adalah ancaman nyata. Untungnya,  berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

 
2. Psikologi Yang Tenang Cegah Penyakit Kronis
Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
 
3. Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif
Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.

Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “REMARKABLE.”

4. Performa Seksual Meningkat Pesat
Sebuah penelitian yang membahas tentang hubungan puasa dengan kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) membuktikan, bahwa puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat.
5. Mengurangi Kegemukan
Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar.

6. Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental
Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.
 
7. Kekebalan Tubuh Yang Meningkat
Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didukung oleh penelitian yang bahkan sudah umum, yaitu mengenai: Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar/makanan yang tidak baik.

8. Sehat Bagi Ginjal
Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat, mengapa? Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa.

9. Pencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya
Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.
 
10. Penawar Sakit Sendi/Encok
Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi — penyebab encok

10 Keuntungan Tidur Malam Yang Cukup dan Baik Bagi Kesehatan


Bagi sebagian orang, tidur merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan serta konon katanya kualitas tidur penting bagi kesehatan kita. Faktanya, ketika kita tidur kurang dari 6-7 jam setiap malamnya, imunitas tubuh akan berkurang dan meningkatkan risiko terjangkit penyakit.

Berikut 10 keuntungan tidur malam yang cukup dan baik bagi kesehatan menurut Mark Stibich, Ph.D. (about Mark Stibich, Ph.D.)

 1.      Tidur menjaga jantung Anda tetap sehat

Tidur yang kurang telah dihubungkan dengan memburuknya tekanan darah dan kolesterol, dan semua ini menyebabkan risiko terhadap penyakit jantung dan stroke. Jantung kita akan lebih sehat jika tidur diantara 7-9 jam per malam.

2.      Tidur dapat mencegah kanker

Orang yang berkerja malam akan lebih berikiso terkena kanker payudara dan kanker usus besar. Para peneliti meyakini bahwa hubungan ini disebabkan perbedaan melatonin terhadap orang yang terpapar cahaya pada malam hari. Paparan cahaya mengurangi kadar melatonin,yaitu hormone yang membuat kita bias merasa ngantuk dan sekalian juga memjaga tubuh dengan melawan kanker. Melatonin keluar untuk menahan perkembangan tumor. Pastikan agar kamar Anda gelap agar membantu tubuh Anda memproduksi melatonin.

3.      Tidur dapat mengurrangi stress

Ketika tubuh Anda kurang tidur, dan hal itu akan memancing stress. Fungsi tubuh akan berada pada kondisi sangat waspada yang akan menimbulkan kenaikan tekanan darah dan pelepasan hormon stres. 

4.      Tidur dapat mengurangi peradangan

Peningkatan hormon stres akan meningkatkan tingkat peradangan pada tubuh Anda, juga akan menciptakan risiko yang lebih besar pada kanker dan diabetes. Peradangan dipandang sebagai salah satu penyebab kondisi tubuh kelihatan cepat tua. Oleh karena itu, orang yang kurang tidur akan lebih cepat kelihatan tua.

5.      Tidur membuat Anda lebih siaga

Tentu saja, tidur malam yang baik akan membuat merasa bersemangat dan siaga keesokan harinya. Merasa aktif dan bersemangat sepanjang hari juga akan meningkatkan kesempatan Anda untuk tidur dangan baik lagi pada malamnya.

6.      Tidur dapat meningkatkan memori

Penelitian tidak dapat memahami dengan begiru jelas kenapa kita tidur dan bermimpi, tetapi sebuah proses yang disebut memory consolidation (penggabungan memori) terjadi ketika kita tidur. Ketika tubuh Anda beristirahat, otak Anda tetap berproses, membuat koneksi antara kejadian-kejadian, perasaan-perasaan dan memori-memori. Semakin tinggi kualitas tidur Anda akan membantu Anda mengingat dan memproses berbagai lebih baik.

7.      Tidur dapat membantu Anda mengurangi berat badan

Penelitian juga menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam per malam akan lebih gampang terkena kegemukan dan obesitas. Hal ini berdasar jika kurang tidur akan mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh yang akan mempengaruhi nafsu makan. Jadi, jika Anda tertarik untuk mengontrol berat badan, harap diperhatikan untuk selalu mendapatkan tidur yang baik setiap malam.

8.      Tidur siang dapat membuat Anda lebih pintar

Tidur sebentar pada siang hari tidak hanya efektif sebagai alternatifrefreshing, juga dapat menjaga kesehatan Anda dan menjaga Anda untuk tetap produktif. Orang-orang yang tidur sebentar ketika tidur memiliki tingkat stress yang lebih rendah. Tidur siang juga dapat meningkatkan daya ingat, fungsi kognitif (otak) dan mood.

9.      Tidur dapat mengurangi risiko depresi

Tidur sangat berpengaruh besar terhadap zat-zat kimia dalam tubuh kita, termasuk serotin. Orang yang kekurangan serotin akan lebih gampang menderita depresi. Anda dapat mencegah depresi dengan memastikan tidur selama 7-9 jam setiap malam.

10.  Tidur membantu tubuh Anda memperbaiki bagian-bagian yang rusak atau aus

Tidur adalah waktu untuk memperbaiki kerusakan akibat stres, sinar ultra violet, dan paparan-paparan berbahaya lainnya. Sel-sel dalam tubuh memproduksi lebih banyak protein ketika tidur. Protein ini berguna untuk memperbaiki kerusakaan-kerusakan tadi.

 Maka dengan itu, apabila Bapak dan Ibu ingin lebih sehat, lebih bugar, lebih “pengingat”, lebih “ramping” dan lebih produktif, hendaknya kita dapat tidur lebih baik dan cukup setiap malamnya.

Sunday, June 21, 2015

Olahraga di Bulan Puasa

Puasa bukan pantangan untuk tetap berolahraga. Namun tentu perlu berbeda dalam beberapa hal mengingat kondisi tubuh selama berpuasa tak sama dengan di saat tidak puasa. Lebih penting dari itu, kapan waktu yang tepat berolahraga dalam kondisi berpuasa, kita bicarakan di bawah ini.
BEROLAHRAGA dalam arti luas mencakup bergerak badan. Bentuk latihan fisiknya hendaknya memberikan dampak positif terhadap kerja jantung. Apa pun jenis aktivitas fisik yang dipilih, selama degup jantung meraih zona aerobik, ia tergolong bermanfaat bagi kesehatan. Seperti itu pilihan aktivitas fisik selama berpuasa.
 
Low impact exercise.
Apa pun pilihan olahraga atau bergerak badan, hendaknya bukan jenis yang berat (high impact), cukup kategori sedang atau low impact saja. Terlebih bukan pula jenis yang kompetitif agar tak sampai terkuras seluruh tenaga yang tersisa, selain tak perlu kehilangan lebih banyak cairan tubuh.
Terjadinya kehilangan cairan tubuh (dehidrasi), merupakan bahaya yang tak boleh terjadi. Kalau itu terjadi juga, alih-alih menyumbangkan kondisi bugar, jika kehabisan cairan tubuh, akan buruk dampak kesehatannya. Belum lagi kalau kadar gula darah ikut anjlok terpakai oleh energi olahraga yang berlebihan.
Kita tahu selama berpuasa kadar gula dalam darah berada pada level rendah. Tergantung seberapa cukup cadangan gula dalam hati, dan seberapa memadai asupan kalori selama sahur, setiap orang memiliki ambang anjloknya gula darah masing-masing. Makin rendah cadangan gula, dan makin kecil porsi waktu sahur, makin cepat gula darahnya turun.
Kalau pilihannya low impact, bisa memilih jalan cepat (brisk walking), bersepeda santai, taichi, atau yoga. Bukan berkeringat benar yang kita kejar, melainkan apakah degup jantung sudah memasuki zona aerobik. Bagi yang berumur 25 tahun, dapat dihitung zona aerobik cukup 60% dari 225- (umur) atau minimal meraih sekitar 120 degup/menit.
Supaya penguapan dan peluh tidak berlebihan, kegiatan jasmani apa pun selama berpuasa sebaiknya dilakukan di tempat yang sejuk. Bukankah tujuannya untuk mengejar degup jantung, dan bukan memeras keringat. Kelewat berkeringat malah mengancam terjadinya dehidrasi. Dalam kondisi berpuasa, keseimbangan cairan tubuh rentan goyah.
 
Menjelang buka puasa
Waktu yang tepat untuk olahraga dan bergerak badan idealnya satu jam menjelang buka. Alasannya selain begitu selesai dapat langsung minum, kemungkinan kehabisan gula dalam darah bisa segera tergantikan saat berbuka. Dengan demikian risiko dehidrasi, dan pingsan oleh anjloknya gula darah, kecil kemungkinan sampai terjadi.
Selain tipe olahraganya, perlu dicatat pula formula FITT (frequency-intensity-time-type), yakni seberapa sering frekuensinya, seberapa berat, serta durasinya. Tipe olahraganya sudah disebut pilih yang low impact yang meraih zona aerobik 60%-80%. Kekerapannya 3-5 kali dalam seminggu, dan durasinya 30 menit.
Perlu diperhatikan kalau selama berolahraga sudah sampai merasakan gelap berkunang-kunang, kemungkinan gula darah turun. Atau kalau sudah lama tidak berkemih, dan urine terakhir kental kuning pekat, bibir dan lidah kering, kelopak mata cekung, kemungkinan tanda awal dehidrasi. Waspada untuk tidak melanjutkan latihan fisik.***
 
Selamat Berolahraga & Tetap Bugar Selama Berpuasa

Tuesday, June 16, 2015

Ada 7 Cara Mengencangkan Otot Vagina dan Tetap Muda

KOMPAS.com — Tak sedikit wanita yang rela membayar mahal untuk mendapatkan perawatan wajah maksimal. Alasannya tak lain demi mendapatkan wajah yang sehat, kencang, berseri, dan jauh dari berbagai efek penuaan lainnya. Namun, bagaimana dengan kondisi "miss V" (vagina)? Apakah perawatan maksimal juga dilakukan untuk vagina?
Tahukah Anda bahwa seiring bertambahnya usia, bukan hanya kulit wajah ya
ng akan mengalami penuaan, kondisi vagina pun akan mengalami penuaan. Para ahli menemukan kecenderungan penuaan di area vagina seperti halnya di wajah.
Menurut Karen Boyle, MD, pakar kesehatan seksual, sering kali dokter ahli kandungan tidak mengungkapkan secara eksplisit soal kondisi penuaan di vagina. Sering kali, saat mengetahui keadaan sesungguhnya, banyak wanita terkejut mendapati vagina dan vulva mereka telah berubah seiring waktu.
"Bahkan, proses penuaan di area vagina sudah dimulai sejak wanita memasuki usia 20-an. Biasanya sudah akan terjadi pengurangan lapisan lemak di labia bagian luar, kemudian diikuti juga dengan perbuahan di dalam vagina. Ketika menjelang masa menopause, garis-garis di 'miss V' akan menipis, tekanan darah naik, dan otot di pelvis akan melemah," ungkap Boyle.
Karena itulah, tren peremajaan vagina atau yang kerap disebut vaginal rejuvenation mulai marak dilakukan banyak wanta. Tak heran, jika angka wanita yang melakukan peremajaan vagina semakin meningkat setiap tahunnya.
Sebenarnya, ada beberapa cara mudah dan sehat untuk menjaga vagina tetap kencang dan awet muda. Berikut ketujuh cara yang bisa Anda lakukan.
Hindari pola "diet yoyo"
Sama seperti namanya, melakukan "diet yoyo" akan membuat berat badan naik turun seperti yoyo. Perubahan berat badan yang naik turun akan menyebabkan area vagina mengendur. Terpenting adalah menjalankan pola diet sehat secara konsisten dan menjaga berat badan yang sehat. Jika tubuh terlalu kurus, bagian vagina akan lebih cepat menua karena lapisan lemak sangat tipis.
Rajin senam kegel
Tak bisa dipungkiri, senam kegel adalah salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga vagina tetap sehat dan kencang. Lakukan senam kegel dengan benar, yaitu dengan mengontraksi otot dasar di bagian pelvis selama lima detik, kemudian melepaskannya dan rileks. Ulangi sebanyak 100 kali, lakukan setiap tiga kali dalam sehari.
Ganti kursi di kantor
Menghabiskan waktu berjam-jam duduk di bangku kerja setiap hari tidaklah baik untuk kondisi vagina. Jika memungkinkan, sediakan bola pilates di kantor. Kemudian, dalam sehari, minimal 15 menit, Anda mengganti kursi dengan bola pilates untuk duduk dan melatih otot pelvis untuk aktif, seperti kegel.
Aktif secara seksual
Hubungan intim sangat diperlukan oleh vagina untuk mendapatkan stimulasi dan meningkatkan aliran darah menuju area "miss V". Setelah itu, otot-otot di sekitarnya pasti akan berubah. Aliran darah sangat penting untuk lubrikasi dan orgasme yang maksimal. Sayangnya, hal ini kerap hilang seiring pertambahan usia. Ssttt, sperma dari pasangan akan memberikan efek anti-aging yang dahsyat bagi tubuh dan wajah Anda.
Hindari bersepeda jarak jauh
Hati-hati, gesekan dan gerakan yang konstan dalam waktu lama di area pangkal paha bisa menarik dan membuat "miss V" menjadi elastis dan longgar. Sebaiknya, pilihlah jenis olahraga lain.
Pilih sabun yang ringan
Setiap hari memang area vagina perlu dibersihkan. Namun, pilih jenis sabun yang tidak mengandung banyak unsur kimia. Selain itu, jangan menggosok labia vagina terlalu kencang dan berulang-ulang untuk menghindari iritasi karena lapisan labia sangatlah tipis.
Pilih posisi di atas
Posisi saat berhubungan intim juga bisa menentukan apakah vagina Anda akan cepat tua atau tidak. Lebih baik pilih posisi di atas. Pasalnya, dengan posisi di atas, Anda akan memegang kendali dan akan lebih mudah untuk mengontraksi otot vagina saat berada di atas pria ketika berhubugan intim.

Jarang Bercinta Tidak Membuat Otot Vagina Kencang

KOMPAS.com - Berkurangnya kekencangan otot vagina memang bisa memengaruhi kepuasan seksual seseorang. Sebenarnya ada banyak faktor yang menyebabkan kendurnya otot vagina, tapi banyak orang mengira hal itu disebabkan karena terlalu sering berhubungan seks.

Tak heran jika ada anggapan bahwa jarang bercinta akan membuat vagina lebih kencang. "Memang banyak yang mengira wanita yang jarang bercinta memiliki vagina yang lebih kencang dan wanita yang sering berhubungan seks akan memiliki vagina lebih kendur. Tapi ini adalah anggapan yang keliru," kata pakar kesehatan wanita Jennifer Wider.

Otot vagina sebenarnya sangat elastis. "Bagian ini akan berkontraksi dan kembali ke bentuk normalnya setelah penetrasi seksual dan juga persalinan," kata Wider.

Ia menambahkan, ada dua periode ketika vagina akan berubah bentuknya untuk waktu yang cukup lama. Pertama adalah setelah persalinan. "Beberapa penelitian menunjukkan otot vagina butuh waktu sampai 6 bulan setelah persalinan untuk kembali ke bentuk dan ukuran normalnya," katanya.

Periode yang kedua adalah saat usia terus bertambah. "Seiring bertambahnya usia wanita, kadar hormon mereka menurun, sehingga dinding vagina akan menipis dan jadi kurang elastis. Otot-otot vagian juga mengendur," ujarnya.

Walau begitu, otot vagina bisa dikencangkan dengan rutin melakukan latihan kegel. Berapa pun usia seorang wanita, jika latihan ini dilakukan teratur, efeknya akan terasa.

Jadi, jika Anda merasa vagina Anda terasa lebih rapat saat berhubungan seksual ini bukan karena Anda sudah lama absen bercinta. "Biasanya ini karena foreplay yang kurang sehingga Anda kurang terangsang," katanya.

Deteksi Dini Dapat Mencegah Kanker Payudara

KOMPAS.com - Empat orang wanita sedang duduk sambil mengobrol, mereka menunggu giliran pemeriksaan mamografi di mobil mamografi milik Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) yang terparkir di depan Kantor Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Wanti (60) baru saja selesai menjalani mamografi untuk medeteksi adanya kelainan pada payudaranya. "Ternyata rasanya biasa saja diperiksa pakai alat itu," kata salah satu kader Posyandu di Tanah Sereal RW 14 Tambora Jakarta ini.

Butuh waktu sekitar 5-10 menit bagi mereka untuk menyelesaikan pemeriksaan. Wanti dan rekan-rekan sesama kader posyandu lainnya hanya segelintir wanita yang sadar akan pentingnya deteksi dini kanker payudara. “Penting untuk tahu sedini mungkin, apalagi pemeriksaa ini pemeriksaan gratis,” tuturnya.

Selain di Kecamatan Tambora Jakarta Barat, mobil mamografi YKPI ini secara rutin berkeliling Jakarta untuk melayani pemeriksaan secara cuma-cuma.

“Tahun 2015 ini jadwalnya melakukan 60 kegiatan. Satu hari maksimal 50 pasien untuk penggunaan mamografi,” ujar ahli radiologi dr. Demayanti dari RS Kanker Dharmais Jakarta, yang saat itu sedang ikut bertugas di Tambora .

Menurut dr.Walta Gautama, Sp.B(K), Onk, Wakil Ketua IV YKPI, tanggapan masyarakat akan mobil mamografi ini lumayan bagus. "Kami bekerja sama dengan Puskesmas di Jakarta dan juga menyediakan layanan untuk swasta. Sebenarnya mobil seperti ini dibutuhkan, tapi baru ada satu di Indonesia. Di negara yang demikian besar seperti Indonesia, untuk menyebarkan pemeriksaan dini yang paling efektif dengan mobil mamografi," katanya.

Walta menjelaskan, kanker payudara akan selalu menghantui hidup wanita. Namun, seperti penyakit kanker lainnya, kanker payudara juga tidak bergejala.

"Gejalanya tidak jelas, terkadang ada benjolan tapi enggak terasa sakit dan enggak terasa nyeri, sehingga tak ada gangguan bermakna. Pasiennya ya santai-santai saja. Itu yang sering bikin terlambat penanganan," kata ahli bedah kanker dari RS.Kanker Dharmais ini.

Di  Indonesia,  kanker  payudara  termasuk  jenis  kanker  tertinggi  diantara  perempuan. Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2010, kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi pada pasien rawat inap maupun rawat jalan di seluruh rumah sakit di Indonesia. Proporsinya sebesar 12.014 orang atau 28,7 persen dari total pasien.

Sementara itu data di RS.Kanker Dharmais menyebutkan, hampir 63 persen pasien datang dengan kanker payudara sudah di stadium 3 atau 4 yang peluang kesembuhannya rendah. "Enggak ada cara lain, penyakit ini ketemunya harus lebih awal. Caranya dengan deteksi dini," ujar Walta.

Ada banyak faktor mengapa kanker payudara selalu ditemukan dalam kondisi sudah lanjut. Salah satunya adalah ketakutan wanita jika terdiagnosis. "Terkadang pasien sudah tahu ada yang tidak beres, tapi dia sembunyikan. Mereka juga takut akan terapinya, takut dikemoterapi atau operasi," paparnya.

Rasa takut tersebut menurut Walta membuat pengobatan alternatif makin berkembang karena mereka menjanjikan penanganan kanker payudara tanpa operasi atau kemoterapi. "Sebenarnya penyakitnya bisa ditangani awal, akhirnya pasien terbuai pengobatan alternatif. Begitu tidak sembuh juga, datang ke rumah sakit sudah stadium lanjut," katanya.

Periksa sendiri

Pemantauan kesehatan payudara sebenarnya bisa dilakukan secara gratis, yakni dengan sadari atau periksa payudara sendiri. Namun, menurut Walta, banyak wanita yang tidak tahu bagaimana cara melakukan Sadari yang benar. "Jangankan orang awam, dokter umum pun ditanya cara sadari yang benar hampir 50 persennya tidak tahu," ujarnya.

Padahal, di negara maju seperti di Eropa, sadari sudah masuk kurikulum sekolah dan wajib dilakukan sejak wanita berusia 20 tahun. "Pemerintah di sana sudah sadar kalau kasus kanker payudara banyak. Kalau enggak dideteksi dini bisa bahaya," katanya.

Sadari sebenarnya sangat efektif untuk menemukan gangguan pada payudara. "Menurut penelitian, dengan perabaan saja sudah cukup mampu menemukan benjolan di bawah 3 sentimeter. Benjolan sebesar itu paling tinggi kanker stadium 2. Sebenarnya sadari itu cukup banyak membantu," paparnya.

Sadari sebaiknya dilakukan pada hari ke-3 hingga ke-5 seusai haid. Dalam posisi berdiri atau berbaring, kita bisa meraba dengan tiga jari (telunjuk, tengah, dan jari manis) secara lembut ke payudara.

Jika menemukan benjolan atau kerutan, bentuk payudara tidak simetris, puting tertarik ke dalam, kulit berubah seperti kulit jeruk, pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, peradangan atau keluar cairan dari puting, perlu diwaspadai dan segera periksakan ke dokter.

Sementara itu, mamografi dianjurkan untuk wanita berusia di atas 35 tahun. "Pemeriksaan ini akan efektif pada payudara yang kepadatannya sudah turun. Artinya, gambarannya tidak terlalu padat sehingga bisa kelihatan kalau ada sesuatu. Kanker itu lebih padat, jadi kalau mau melihat yang padat di tengah yang padat agak susah karena satu warna," kata Walta.

Pemeriksaan mamografi ini sebenarnya memiliki kelebihan dalam hal melihat tanda ganas walau belum ada benjolan. "Jadi jauh lebih dini lagi, bahkan belum ada benjolan sudah bisa dicurigai. Nanti kalau ditemukan kelainan akan dikonfirmasi lagi dengan pemeriksaan USG," katanya.

“Mulailah memperhatikan bentuk dan ukuran payudara sendiri. Periksakan kedokter setidaknya satu tahun sekali,” imbuhnya.
Shutterstock Ilustrasi mamografi

Penyebab


Menurut situs American Cancer Society, tumor maupun kanker payudara adalah pertumbuhan menyimpang sel di payudara. Kebanyakan benjolan di payudara adalah tumor jinak yang tidak menyebar ke bagian tubuh lain dan tidak mengancam jiwa. Namun, tumor meningkatkan risiko perempuan terkena kanker payudara.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab kanker payudara. Namun, ada sejumlah faktor risiko terkait dengan kanker. Beberapa faktor risiko bisa dikontrol. Mereka yang punya anak tapi tidak menyusui, merokok, minum alkohol, pola makan tinggi lemak, serta kurang olahraga berisiko kena kanker.

Ada pula faktor yang tidak bisa diubah, seperti genetik, jenis kelamin, dan usia. Kanker payudara lebih banyak diderita perempuan walau laki-laki bisa juga terkena. Risiko terkena kanker payudara meningkat sejalan dengan pertambahan usia. Delapan dari 10 kasus kanker payudara ditemukan pada perempuan usia 50 tahun ke atas.

"Penyebab terbanyak kanker payudara di Indonesia adalah hormonal, yakni estrogen. Penghasil estrogen itu ovarium. Setiap kali menstruasi, estrogen meningkat. Hal itu berperan membuat payudara membesar saat haid, lalu mengecil lagi. Proses yang berulang-ulang itu merangsang terjadinya mutasi," kata Walta.

Risiko kanker payudara juga meningkat pada orang yang keluarga dekatnya terkena kanker. Sekitar 5-10 persen kanker payudara terkait dengan mutasi gen, kebanyakan gen BRCA1 dan BRCA2. Perempuan yang mendapat haid di bawah usia 12 tahun atau menopause di atas usia 55 tahun juga rentan terkena kanker.

Kita perlu menghindari faktor risiko agar tidak terkena kanker. Namun, jika tumor atau kanker menghampiri, tak perlu takut. Ilmu pengetahuan telah cukup maju untuk mengatasinya, apalagi jika diketahui secara dini.