Friday, June 25, 2021

8 Manfaat Menakjubkan Buah Delima

Buahnya Berwarna Merah yang Khas, Kenali 8 Manfaat Menakjubkan Buah Delima

Pernahkah Anda mendengar buah delima sebelumnya? Buah dengan warna merah yang khas ini memang cukup merepotkan saat mengupas kulitnya. Meski begitu, Anda mungkin tak ingin melewatkan buah ini jika mengetahui segudang khasiatnya. Apa saja, sih, manfaat dan kandungan gizi buah delima?

Kandungan gizi buah delima

Buah delima atau Punica granatum berasal dari Asia Tengah.

Buah ini kemudian dibudidayakan di Timur Tengah dan telah tersebar hingga Iran, Afghanistan, India Timur, China, hingga Amerika Serikat.

Mirip seperti buah stroberi, buah delima kaya akan vitamin C, antioksidan, serat, dan agen antiradang.

Dikutip dari situs Food Data Central U.S. Department of Agriculture, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam buah delima:

  • Air: 77,93 gram (g)
  • Energi: 83000 kalori (Kal)
  • Protein: 1,67 g
  • Lemak: 1,17 g
  • Karbohidrat: 18,7 g
  • Serat: 4 g
  • Gula: 13,67 g
  • Kalsium (Ca): 10 miligram (mg)
  • Zat besi (Fe): 0,3 mg
  • Magnesium (Mg): 12 mg
  • Fosfor (P): 36 mg
  • Kalium (K): 236 mg
  • Sodium (Na): 3 mg
  • Zinc (Zn): 0,35 mg
  • Tembaga (Cu): 0,158 mg
  • Selenium (Se): 0,5 µg
  • Vitamin C: 10,2 mg
  • Thiamin: 0,067 mg
  • Riboflavin: 0,053 mg
  • Niacin: 0,293 mg
  • Vitamin B-6 0,075 mg
  • Folat: 38 µg
  • Vitamin E: 0,6 mg
  • Vitamin K: 16,4 µg
  • Asam lemak: 0,12 g

Melihat dari daftar kandungan gizinya, buah delima punya segudang nutrisi untuk membantu melengkapi kebutuhan gizi harian.

Manfaat buah delima untuk kesehatan

Berbagai penelitian menemukan bahwa memakan buah delima segar atau sekadar minum jus buah delima memiliki khasiat untuk membantu melindungi tubuh dari beberapa penyakit.

Berikut adalah beragam manfaat buah delima yang wajib Anda ketahui:

1. Meringankan arthritis dan nyeri persendian

Buah delima memiliki sifat antiperadangan yang dapat membantu Anda mengatasi arthritis dan nyeri persendian.

Dikutip dari The Journal of Nutrition, antioksidan flavonoid yang terkandung dalam buah delima dapat membantu menghambat peradangan penyebab osteoarthritis dan kerusakan tulang rawan.

Meskipun begitu, penelitian yang membuktikan hal tersebut hanya dilakukan pada hewan percobaan.

Oleh karena itu, dibutuhkan studi lanjutan untuk memaparkan seberapa efektif buah delima dalam perawatan arthritis dan nyeri persendian.

2. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu kondisi pemicu serangan jantung dan stroke yang paling umum.

Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacological Research menemukan bahwa rutin minum jus buah delima dapat menurunkan kadar tekanan darah sistolik.

Penurunan tekanan darah tersebut dapat terjadi paling cepat 2 minggu atau hasil paling optimal terlihat dalam 12 minggu.

Jus delima kaya kandungan antioksidan polifenol yang dapat melawan aterosklerosis serta peradangan pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

Lambat laun, manfaat buah delima juga akan tampak pada penurunan kolesterol dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Satu buah delima menyediakan sekitar 40% kebutuhan vitamin C harian Anda.

Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam buah delima dapat melindungi tubuh dari infeksi yang berkaitan dengan dialisis atau penyakit ginjal serta komplikasi penyakit kardiovaskular.

Buah delima mengandung antioksidan kuat yang bekerja melawan peradangan di seluruh tubuh, mencegah stres oksidatif, serta kerusakan akibat radikal bebas.

4. Melawan infeksi virus dan bakteri

Manfaat buah delima lainnya yakni dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi. Ya, buah delima telah terbukti memiliki sifat anti-bakteri dan anti-virus dalam tes laboratorium.

Efek antibakteri dan antijamur dari buah delima dapat melindungi terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Ini termasuk kondisi seperti gingivitis, periodontitis, dan denture stomatitis.

Manfaat buah delima juga telah ditunjukkan nyata terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk Candida albicans penyebab infeksi vagina.

5. Menahan lapar

Buah delima tinggi kandungan seratnya. Dalam 180 gram buah delima, terkandung 7 gram serat.

Serat adalah salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga berat badan sehat.

Makanan yang tinggi serat dapat menjaga Anda untuk kenyang lebih lama sehingga mencegah agar Anda tidak terbiasa ngemil setelah makan.

Ada beragam cara menarik untuk memanfaatkan delima ke dalam menu makan Anda, misalnya taburkan biji delima segar di atas bubur oatmeal, quinoa, atau yoghurt Anda sebagai topping lezat bergizi

6. Mencegah kanker

Jurnal Molecules memaparkan berbagai kandungan buah delima yang memiliki manfaat untuk mencegah kanker.

Komponen tertentu dalam buah delima dapat memperlambat perkembangan reproduksi sel kanker prostat, dan bahkan memicu kematian sel kanker (apoptosis).

Tak sampai di situ, peneliti juga menemukan bahwa jus delima dapat mencegah dan menghancurkan sel kanker payudara.

7. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

Menariknya lagi, buah delima berperan penting dalam membantu penajaman memori verbal dan visual pada lansia yang rutin minum 250 mililiter (ml) jus delima setiap hari dalam jangka waktu panjang.

Sebuah studi pada hewan percobaan menunjukkan bahwa tikus yang diberi minum jus delima mengalami penumpukan plak amiloid yang lebih lambat daripada tikus yang tidak minum jus delima.

Plak amiloid adalah plak yang menumpuk di antara sel saraf otak yang dicurigai menjadi penyebab utama penyakit Alzheimer.

8. Meningkatkan gairah seks dan kesuburan

Kandungan antioksidan tinggi dalam buah delima dapat meredam stres oksidatif dalam tubuh serta mengoptimalkan kesuburuan.

Stres oksidatif telah ditunjukkan menyebabkan penurunan kualitas sperma dan menurunkan kesuburan wanita.

Selain itu, manfaat buah delima juga membantu meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita yang menjadi faktor utama pemicu gairah seks.

Terlepas dari manfaat yang terkandung di dalamnya, buah delima tergolong sulit dikonsumsi. Ini karena kulit buah tersebut sulit dikupas sehingga sulit diekstrak.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk kupas perlahan kulit buah delima sebelum mengonsumsinya.

Buah delima dapat Anda konsumsi sebagai buah segar, jus, hingga selai. Jika Anda mengalami gejala mengkhawatirkan setelah mengonsumsi buah delima, segera hubungi dokter.

Tuesday, June 15, 2021

Tips Sehat

Sehat merupakan anugrah sejak lahir. Sakit berasal dari ketidak-mampuan menjaga agar selalu sehat. Tuhan tidak menginginkan manusia merana karena sakit. Karena itu, Tuhan mengharapkan kita berdoa meminta kepadaNya dan beriktiar dengan melakukan berbagai upaya agar tidak jatuh sakit.


Panjang umur merupakan upaya jangka panjang dari penjagaan kesehatan sejak lahir. Suatu takdir yang baik kalau kita bisa panjang umur. Namun dengan upaya dan doa juga, takdir bisa berubah dari umur pendek menjadi panjang. Tentu saja dengan berdoa dan beriktiar kepadaNya juga.

Saat ini, kita sudah lahir sejak kita belum bisa bergerak dan berpikir. Kalau sejak lahir sudah bisa berpikir dan bertindak, maka kita mungkin tidak akan pernah sakit. Namun, posisi kita saat ini, bukan saat setelah lahir, tetapi telah melalui berbagai fase sampai bisa belajar bagaimana cara menjaga kesehatan dengan baik pada saat telah mampu berpikir.

Bukan berarti yang sudah berpikir sudah mampu untuk menjaga kesehatannya. Namun, saat ini posisi kita seperti sebuah mobil second yang pernah direparasi dan bahkan mogok serta pernah bermalam di bengkel. Karena itu, kita tidak bisa menjaga kesehatan seperti sewaktu kecil.

Tips sehat merupakan suatu petunjuk bagaimana menjaga kesehatan berdasarkan penelitian ahli dari Jepang, dr. Hirnon Sinya. Beliau adalah ahli enziml di mana dengan sel dia mampu mendiagnosa penyebab kita sakit. Enzim merupakan sumber kehidupan. Sakit atau tidak tergangung pada kondisi enzim. Secara kasat mata, enzim keadaan baik dapat dilihat dari kondisi perut. Perut sebagai sumber segala penyakit. Kalau baik perut kita maka baiklah kesehatan tubuh lainnya.

Tips yang akan dimaksud di sanini adalah tips Hironi Sinya yang berasal dari ahli Jepang. Secara ringkas disimpulkan bawa ada 7 (tujuh) tip yang bisa dibaca dan dijaga. Mulai dari menjaga (1) Makanan, (2) Air, (3) Pembuangan, (4) Olahraga, (5) Istirahat, (6) Pernafasan, (7) Cinta.

Untuk lebih lengkapnya dapat diperoleh tayangan. Hubungi kami dan dengan menggantikan media dan ongkos kirim akan disampaikan kepada Anda melalui email atau darat. Hubungi dengan SMS 081510433466 atau BBM 21ABFAA7.

Di manakah posisi Anda. Apabila sedang merana dan merasakan kami berdoa dan juga menyediakan obat-obat tradisional yang direkomendasikan oleh ahli karena mengandung bahan alami dan tidak akan terjadi efek sampingan. Tetap aman-aman saja. Untuk selengkapnya lihat lingk kami di link obat sehat.

Dr Zaidul Akbar: Mau Terhindar dari Autoimun? Setop 2 Makanan Ini

VIVA – Autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Normalnya, sistem kekebalan tubuh atau imunitas berfungsi menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti virus atau bakteri.

Jadi, ketika terserang organisme asing, sistem kekebalan tubuh akan melepas protein yang disebut antibodi untuk melawan dan mencegah terjadinya penyakit. Namun, tidak pada kasus autoimun.

Pada orang-orang yang menderita autoimun, sistem kekebalan tubuh pada orang tersebut melihat sel tubuh yang sehat sebagai 'benda' asing, sehingga antibodi yang dilepaskan sistem kekebalan tubuh, justru menyerang sel-sel sehat tersebut.

Penyakit autoimun tergolong sulit untuk didiagnosis. Bahkan, sebagian besar penyakit autoimun belum dapat disembuhkan. Namun, dokter sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, mengungkapkan, penyakit autoimun sangat mudah dicegah dan diobati. Bagaimana caranya?

"Saya punya tetangga dekat rumah, Subhanallah dia harus antre jam 3 pagi untuk dapat pengobatan jam 10 pagi coba. Padahal kalau ngerti konsepnya, Masya Allah, autoimun gampang sekali ngobatinnya," ujarnya dalam sebuah video yang diunggah di Instagram @yukbelajarjsr, dikutip VIVA, Selasa, 15 Juni 2021.

Lebih lanjut, dokter Zaidul menjelaskan, caranya adalah dengan menghindari masalah yang menyebabkan autoimun.

"Caranya gimana? Setop dulu apa yang bikin masalah. Apa yang bikin masalah pada autoimun? Dua yang utama. Dua hal yang harus Anda setop kalau mau terhindar dari autoimun," pungkas dia.

Menurut penggagas buku Jurus Sehat Rasulullah itu, ada dua makanan yang harus dihindari jika ingin terbebas dari penyakit autoimun. Apa saja?

"Yang pertama produk berbasiskan gluten atau tepung. Semuanya. Yang kedua, produk berbasiskan dairy. Dairy itu apa? Susu sapi," ungkap dia.

Zaidul pun turut mengungkap alasan mengapa harus menghindari atau berhenti mengonsumsi dua makanan tersebut.

"Kenapa? Dua hal ini bikin kacau usus," imbuh dr. Zaidul Akbar.