Tuesday, June 25, 2024

Atasi Kolesterol dengan Buah Berikut

SajianSedap.com - Kolesterol jadi salah satu masalah kerap menghantui banyak orang.

Tidak hanya orang tua saja, bagi yang berusia muda juga tidak menutup kemungkinan untuk terserang masalah kesehatan satu ini.

Tidak main-main, terlalu banyak kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah yang menempatkan seseorang pada masalah jantung atau stroke.

Cukup menyeramkan bukan?

Beberapa hal yang menyebabkan kadar kolesterol jadi meningkat adalah seperti kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, kurang olah raga hingga merokok.

Maka dari itu menjalan pola hidup sehat sangat lah penting, salah satunya adalah mengonsumsi makanan sehat.

Berbicara tentang makanan, berikut beberapa makanan penurun kolesterol yang dapat kita konsumsi untuk membasmi kolesterol.

10 Rekomendasi Makanan Penurun Kolesterol

Makanan penurun kolesterol bisa berupa makanan dengan kandungan Low-Density Lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat yang rendah.

Namun bisa juga makanan yang punya kandungan High-Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang lebih tinggi.

Berikut beberapa makanan penurun kolesterol yang sebaiknya dikonsumsi untuk menurunkan resiko mematikan penyakit satu ini.

1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga membantu menurunkan kolesterol karena kandungan fitosterol di dalamnya mampu menghambat penyerapan kolesterol jahat di dalam darah.

2. Pisang

Kandungan zat inulin pada pisang berguna untuk mengurangi kolesterol dari makanan yang kita konsumsi.

Hal ini membantu dapat membantu kita untuk mengendalikan kadar kolesterol.

3. Oat

Oat yang terbuat dari gandum, mengandung beta glucan yang dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah.

Selain itu, beta glucan di oat juga bisa mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan yang biasa kita konsumsi.

4. Teh Hitam

Teh hitam termasuk salah satu jenis minuman yang dapat menjaga kadar kolesterol dalam darah.

Kandungan flavonoid pada teh hitam diketahui dapat membantu kinerja jantung, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan risiko hipertensi.

5. Susu Kedelai

Minuman lain yang juga bisa dijadikan sebagai penurun kolesterol adalah susu kedelai.

Susu kedelai sendiri mengandung isoflavon yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Tidak hanya susu kedelai, makanan yang berasal dari olahan kacang keledai juga memiliki kandungan isoflavon yang tinggi, seperti tempe dan tahu.

6. Wortel

Wortel adalah sayuran yang dapat dimakan penderita kolesterol tinggi.

Sayuran berwarna jingga ini mengandung serat (selulosa, hemiselulosa, lignin) yang dinilai bisa memperbaiki penyerapan kolesterol dari saluran cerna dan menurunkan kadarnya dari dalam darah.

7. Terong

Dalam sebuah penelitian pada hewan uji, jus terong sebanyak 10 mililiter (ml) terbukti menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

Hal ini tidak mengherankan karena satu cangkir terong (94 gram) mengandung serat sebanyak 2,4 gram.

Walaupun begitu, diperlukan penelitian lanjutan pada manusia untuk membuktikan efektivitas terong dalam menurunkan kolesterol.

8. Okra

Okra adalah sayuran yang dikenal mengandung banyak serat.

Dalam setiap 100 gram porsinya, terkandung sekitar 3,2 gram serat.

Oleh karena itu, okra dianggap sebagai sayuran yang bisa dimanfaatkan sebagai obat alami kolesterol tinggi.

9. Lobak

Lobak adalah sayuran yang masih satu keluarga dengan wortel.

Setiap setengah cangkir porsinya, sayuran ini mengandung sekitar 3 gram serat.

Kandungan serat yang dimiliki lobak tidak hanya dinilai mampu mengurangi kadar kolesterol, tapi juga menurunkan risiko penyakit gula darah dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

10. Sayuran Hijau

Sayuran hijau, seperti bayam, arugula, dan kangkung, terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Hal ini karena antioksidan yang terkandung di dalam sayuran hijau mampu mengikat asam empedu yang terbuat dari kolesterol, sehingga mencegah terakumulasinya kolesterol dalam darah.

Itu dia 10 rekomendasi makanan penurun kolesterol yang bisa kita konsumsi ketika kadar kolesterol dalam tubuh sedang meningkat.

Mulai hari ini mari rutin mengonsumsi beberapa makanan tersebut agar tubuh jadi lebih sehat.

Thursday, June 20, 2024

Apa Manfaat Daun Kelor untuk Wanita

KOMPAS.com - Daun kelor kerap digunakan sebagai salah satu obat tradisional untuk mengatasi beberapa jenis penyakit. Lalu, apa manfaat daun kelor untuk wanita?

Ternyata, daun kelor memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk pada wanita, seperti meningkatkan produksi ASI, menurunkan risiko kanker, meningkatkan kesehatan tulang, dan melawan infeksi.

Meskipun umumnya aman dan tidak akan menimbulkan efek samping yang serius, konsumsi daun kelor perlu dibatasi sebanyak 50 gram saja setiap hari.

Untuk lebih jelasnya, ketahui manfaat daun kelor untuk wanita berikut ini.

Apa manfaat daun kelor untuk wanita?

Konsumsi daun kelor secara rutin ternyata memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk pada wanita.

Disarikan dari Prevention dan Medical News Today, berikut adalah beberapa manfaat daun kelor untuk wanita yang perlu diketahui.

    • Menurunkan kolesterol

    Beberapa penelitian sudah menunjukkan bahwa pemberian daun kelor pada hewan, seperti kelinci dan tikus, memberikan dampak positif pada kadar kolesterol di dalam tubuh.

    Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui manfaat daun kelor untuk menurunkan kolesterol pada manusia.

    • Meningkatkan kadar hemoglobin

    Hemoglobin, yang mengandung zat besi, ditemukan pada sel darah merah dan bertugas untuk menyalurkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

    Konsumsi daun kelor secara rutin sudah terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dan para wanita yang memasuki masa postmenopause.

    • Meningkatkan kadar antioksidan

    Antioksidan adalah zat yang dapat membantu untuk mengeluarkan radikal bebas dari dalam tubuh.

    Daun kelor memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga bisa meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah dan membantu untuk mencegah penyakit.

    • Meningkatkan produksi ASI

    Konsumsi daun kelor bisa membantu untuk meningkatkan jumlah ASI, atau air susu ibu, pada wanita menyusui.

    Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor dapat meningkatkan kandungan protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin A pada ASI.

    • Menurunkan risiko kanker

    Daun dari pohon kelor memiliki kandungan anti-kanker dan memiliki kemampuan untuk mencegah perkembangan sel kanker.

    Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk melihat efeknya pada tubuh manusia.

    Baca juga: Apakah Daun Kelor Boleh Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Penjelasannya…

    • Meningkatkan kesehatan tulang

    Konsumsi makanan yang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tulang sangat diperlukan untuk mencegah osteoporosis.

    Daun kelor memiliki kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin C, magnesium, kalium, dan boron, yang dapat mendukung kesehatan tulang, serta penyerapan kalsium.

    • Mengatasi infeksi

    Kandungan kaempferol pada daun pohon kelor sudah terbukti dapat melawan bakteri, jamur, virus, dan parasit.

    Bahkan, kandungan tersebut dapat membantu untuk menghilangkan mikroba berbahaya dari dalam tubuh.

    • Mengatasi inflamasi

    Inflamasi kronis dapat berdampak negatif untuk kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker.

    Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa daun kelor dapat mengurangi inflamasi, khususnya pada saluran pernapasan, sehingga gejala asma dapat berkurang.

    • Menyembuhkan luka dan mengurangi nyeri

    Daun kelor sudah lama digunakan sebagai salah satu obat tradisional untuk mengatasi luka sayat, luka bakar, dan jenis luka lainnya.

    Bahkan, daun kelor dapat mengurangi rasa nyeri dan mengurangi bekas luka jika diaplikasikan langsung ke kulit.

    • Mengatasi gangguan pencernaan

    Daun kelor dapat membantu untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti sembelit dan tukak lambung.

    Bahkan, daun kelor memiliki kandungan antibiotik dan antibakteri yang dapat mencegah perkembangan patogen yang dapat meningkatkan risiko infeksi pada saluran pencernaan.

    Memahami apa manfaat daun kelor untuk wanita sangatlah penting sebelum Anda mengonsumsinya secara rutin.

    Meskipun umumnya aman, daun kelor juga dapat menimbulkan efek samping tertentu, seperti sakit perut dan diare, sehingga konsumsinya perlu dibatasi, atau maksimal 50 gram saja per hari.

    Selain itu, Anda yang memiliki kondisi tertentu atau sedang mengonsumsi obat dari dokter diimbau untuk berkonsultasi secara medis sebelum makan daun kelor setiap hari.


Monday, June 17, 2024

Manfaat Kunyit: Khasiat Luar Biasa dari Rempah Ajaib

Kunyit, atau sering disebut sebagai kunyit kuning, bukan hanya sekadar rempah yang memberikan warna kuning pada masakan. Rempah ini memiliki sejumlah manfaat luar biasa bagi kesehatan, yang telah dikenal dan dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad.

Berikut adalah beberapa manfaat kunyit yang menarik

1. Anti radang/inflamasi Alami
   Kunyit mengandung senyawa curcumin, yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi. Ini dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh, mendukung kesehatan sendi, dan mengurangi risiko penyakit inflamasi.

2. Antioksidan Kuat
   Senyawa curcumin dalam kunyit juga berperan sebagai antioksidan, melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Dengan konsumsi kunyit, Anda dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

Suka dengan artikel kesehatan sepeeti ini? Silahkan gabung di grupnya

https://chat.whatsapp.com/EhtOeRg1Jau5e9q88ErHOe

3. Mendukung Fungsi Hati:
   Kunyit dapat membantu meningkatkan fungsi hati dengan merangsang produksi empedu. Ini dapat membantu dalam proses pencernaan dan detoksifikasi tubuh.

4. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
   Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang tidak sehat.

5. Potensi Anti Kanker:
   Meskipun penelitian masih berlangsung, ada bukti bahwa senyawa dalam kunyit dapat memiliki efek antikanker, membantu melawan pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyebarannya.

6. Mendukung Pengelolaan Diabetes
   Kunyit dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, membantu pengelolaan diabetes.

7. Mengurangi Gejala Depresi dan Kecemasan
   Beberapa studi menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan, mungkin karena efek positif pada neurotransmiter di otak.

8. Menyokong Kesehatan Kulit
   Kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu menyokong kesehatan kulit, meredakan peradangan, dan mengurangi masalah kulit tertentu.

Kesimpulan
Kunyit bukan hanya rempah untuk memberikan cita rasa pada masakan, tetapi juga merupakan superfood dengan sejumlah manfaat kesehatan yang menakjubkan. Dengan mengintegrasikan kunyit ke dalam pola makan sehari-hari, Anda dapat memanfaatkan potensi luar biasa dari rempah ajaib ini untuk mendukung kesehatan dan kesejahtera GGan Anda.

Salam sehat

Sunday, June 16, 2024

Scalling Gigi, Mending Pakai Cengkeh Buat Bikin Karang Gigi Rontok dengan Sendirinya.


SajianSedap.com 
- Adanya plak dan karang gigi diakibatkan dari kebersihan mulut dan gigi yang tidak terjaga.

Mulanya plak terbentuk karena tidak rajin menggosok gigi setelah makan makanan atau minuman yang manis atau mengandung karbohidrat.

Lantas plak ini menumpuk menjadi karang gigi karenaterus dibiarkan dan menjadi keras.

Meski terkesan sepele, adanya plak dan karang gigi ini jika tidak diatasi dengan segera akan menyebabkan infeksi gusi.

Selain terkait kesehatan, kondisi ini juga dapat mempengaruhi penampilan dan kepercayaan diri. Sebab noda ini terlihat jelas di gigi dan kerap kali timbul bau tak sedap.

Oleh sebab itu, penting membersihkan plak dan karang gigi yang muncul sedini mungkin.

Anda bahkan tak perlu melakukan scalling di dokter gigi, yang biayanya tak semua orang bisa menjangkaunya, sebab Anda sendiri pun bisa melakukannya di rumah.

Hanya bermodal bahan di rak dapur, Anda bisa menghilangkan plak dan karang gigi dengan mudah.

Salah satu bahan yang bisa dimanfaatkan adalah cengkeh. Lihat berikut ini cara menggunakannya.

Cara Alami Menghilangkan Karang Gigi Sendiri di Rumah

Berikut adalah beberapa perawatan rumahan yang mudah yang dapat membantu Anda menyingkirkan plak dan karang gigi.

Salah satunya Anda bisa memanfaatkan cengkeh seperti berikut ini dilansir dari Food.NDTV.

1. Cengkeh

Ambil 1 sendok makan bubuk cengkeh dan tambahkan minyak zaitun ke dalamnya.

Oleskan campuran ini pada gigi, biarkan selama beberapa menit lalu bersihkan dengan air hangat.

Cengkeh dapat melawan mikroba di mulut yang menyebabkan karang gigi.

2. Soda Kue

Campurkan 2 sendok makan soda kue dengan 1 sendok makan garam. Campurkan ini dengan pasta gigi dan sikat gigi dengan benar.

Soda kue membantu menetralkan asam di mulut yang membantu mendapatkan gigi yang lebih bersih dan lebih putih.

3. Jambu biji

Cuci beberapa daun jambu biji, kunyah dan ludahkan. Anda juga dapat makan jambu mentah dengan sedikit garam yang ditaburkan di atasnya.

Jambu biji juga dapat mengatasi masalah gusi karena memiliki sifat anti-inflamasi. Ini membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada gusi.

4. Lidah Buaya

Ekstrak gel lidah buaya dari daun segar, gosokkan pada gigi dan biarkan selama 10 menit sebelum berkumur.

Lidah buaya membunuh bakteri yang menyebabkan karang gigi karena memiliki sifat antimikroba. Itu sekaligus juga melawan bau mulut.

5. Cuka Putih

Campurkan 2 sendok makan cuka putih dengan 1 sendok makan garam dalam ½ cangkir air hangat.

Bilas mulut atau berkumur setiap hari dengan cairan ini untuk gigi lebih bersih.

Tips Menyikat Gigi yang Benar

Menyikat gigi adalah suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan untuk menjaga agar gigi dan mulut selalu sehat.

Sayangnya, terkadang kita sering lupa bahwa menyikat gigi tidak boleh dilakukan terlalu keras.

Melansir WebMD, menyikat gigi terlalu keras bisa berbahaya untuk gigi dan gusi.

Apalagi, bagian terluar gigi yang disebut dengan enamel bisa sangat mudah terkikis ketika terdapat tekanan yang besar ketika menyikat gigi.

Rusaknya enamel gigi inilah yang akan membuat lapisan dibawahnya, yang bernama dentin terbuka, sehingga menyebabkan gigi sensitif.

Untuk itu, WebMD menyarankan Anda untuk memberikan tekanan secukupnya seperti ketika Anda menggenggam satu buah jeruk.

Saturday, June 8, 2024

4 Jenis Buah Dapat Meningkatkan Produksi Kolagen, Kulit Lebih Sehat dan Tampak Glowing


TRIBUNHEALTH.COM -
 Kolagen merupakan protein alami dalam tubuh yang menyusun kulit, tulang, otot, tendon, ligamen, dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat kolagen yang cukup populer adalah kemampuannya dalam menjaga struktur dan kesehatan kulit.

Namun, seiring berjalannya waktu dan pertambahan usia, produksi kolagen akan menurun, sehingga Anda membutuhkan asupan makanan yang dapat meningkatkan kolagen Anda.

Terdapat makanan yang direkomendasikan untuk meningkatkan produksi kolagen, salah satunya adalah buah-buahan.

Beberapa buah berguna untuk meningkatkan produksi kolagen karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi.

Buah yang Dapat Tingkatkan Kolagen

Dilansir dari Hidustan Times, berikut ini beberapa buah yang direkomendasikan untuk membantu tingkatkan produksi kolagen.

1. Jeruk

Buah jeruk merupakan buah yang cukup terkenal dengan kandungan vitamin C nya yang cukup tinggi.

Senyawa ini dapat berperan untuk melindungi kulit dari berbagai macam kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari atau polusi.

Rutin mengonsumsi buah jeruk dapat mendorong produksi kolagen dan mencegah munculnya garis halus dan kerutan.

2. Lemon

Ilustrasi lemon, salah satu buah yang dapat meningkatkan produksi kolagen (batam.tribunnews.com)© Disediakan oleh TribunHealth.com

Tak hanya jeruk, lemon juga salah satu buah yang mengandung vitamin C yang cukup tinggi.

Kandungan vitamin C pada lemon dapat berperan dalam meregenerasi kulit yang rusak sekaligus meremajakannya.

Rutin mengonsumsi lemon dapat merangsang produksi kolagen untuk meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi garis halus dan juga kerutan.

3. Berry

Ilustrasi buah berry, salah satu buah yang dapat meningkatkan produksi kolagen (Pexels)© Disediakan oleh TribunHealth.com

Aneka macam buah beri, seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Kandungan ini memiliki manfaat yang luar biasa untuk menjaga kesehatan kulit.

Penelitian menunjukkan, berbagai jenis buah berry mengandung asam ellagic, yang berfungsi untuk melindungi dan mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV.

4. Alpukat

Ilustasi alpukat, salah satu buah yang dapat meningkatkan produksi kolagen (Freepik)© Disediakan oleh TribunHealth.com

Alpukat adalah sumber kolagen yang mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin E.

Asam lemak omega-3 pada alpukat dapat meningkatkan produksi kolagen, sedangkan vitamin E dapat mencegah kerusakan kolagen.

Konsumsi alpukat sangat baik untuk meningkatkan produksi kolagen yang mulai menurun dan bagus untuk menjaga kesehatan kulit.

Berikut ini terdapat produk yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, klik di sini untuk mendapatkannya.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)